Khalifah masa kini: Mahmoud Ahmadinejad

Anda kenal Mahmoud Ahmadinejad?
Beliau ialah pemimpin negara Iran, yang sempat berkonfrontasi dengan Amerika Serikat, mengenai program pengembangan nuklir yang ada di negara tersebut.
Seorang Presiden dari negara Arab yang begitu berani, memilih berkonfrontasi dengan Amerika serikat.
Presiden yang begitu loyal mencintai negaranya, bisa dilihat dari pernyataan tegasnya tentang nuklir berikut ini:

“Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya, mengapa kalian sebagai adikuasa memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik bagi kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?”

Presiden Mahmoud Ahmadinejad, juga merupakan sosok presiden teladan yang patut kita contoh, bukan seperti kebanyakan Presiden Indonesia, juga dunia yang begitu penuh akan kemewahan dalam hidupnya, memang itu merupakan fasilitas yang di berikan negara kepada seorang presiden untuk dapat memuluskan seluruh tugasnya bagi negara. namun apa yang di lakukan Presiden Mahmoud Ahmadinejad, begitu bertolak belakang dibandingkan presiden-presiden negara yang lain. beliau juga merupakan seorang presiden yang dapat dikatakan sebagai Presiden termiskin di dunia, namun dapat juga sebagai presiden teladan.
Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:

“Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?”
Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:
“Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran .”

presiden Mahmoud Ahmadinejad, Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250. Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar
karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut,
kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka. Bahkan ketika suara azan berkumandang, Ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa. Bahkan saat memiliki Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh.

2 Tanggapan

  1. Luar biasa ya Ahmadinejad…. Seorang figur pemimpin dari “dunia lain” jika dilihat dari kacamata birokrat Eropa yang mewah. Pemimpin yang cerdas, pintar, serta visioner itu biasa. Tapi presiden miskin dan menolak untuk diperkaya harta untuk kepentingan pribadi, itu luar biasa.

  2. Subhanallah, tulisan akhi bagus sekali. Sayangnya tulisan itu tidak mencerminkan pemimpin bangsa kita, mudah2an Allah membukakan jalan bagi para pemimpin kita (yang senang bermegah-megahan).

    Mudah2an faslitas mobil Camry yang diberikan oleh pemimpin kita kepada para menterinya tidak menyakitkan hati rakyat yang cuma bisa naik kendaraan umum dan motor biasa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: